Rangkaian Listrik dan Skema Rangkaian Elektronika

Salam Electrical engineer, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi mengenai rangkaian listrik dan skema rangkaian elektronika, dimana Rangkaian Listrik adalah suatu kumpulan elemen atau komponen listrik yang saling dihubungkan dengan cara cara tertentu dan paling sedikit mempunyai satu lintasan tertutup. Artikel ini saya buat sebagai pengantar bahwa kedepannya saya akan memposting berbagai macam skema rangkaian elektronika. Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Pengertian Rangkaian Listrik

Rangkaian Listrik adalah suatu kumpulan elemen atau komponen listrik yang saling dihubungkan dengan cara cara tertentu dan paling sedikit mempunyai satu lintasan tertutup. Rangkaian Listrik dapat dikelompokkan kedalam elemen atau komponen aktif dan pasif.

Elemen aktif adalah elemen yang menghasilkan energi, dalam hal ini adalah sumber tegangan dan sumber arus. Elemen lain adalah elemen pasif dimana elemen ini tidak dapat menghasilkan energi melainkan hanya dapat menyerap energi yang terdapat pada komponen resistro atau banyak juga yang menyebutkan tahanan atau hambatan dengan simbol R. Komponen pasif yang dapat menyimpan energi juga diklasifikasikan menjadi dua yaitu komponen yang menghasilkan energi dalam medan magnet contohnya Induktor atau kumparan dengan simbol L dan komponen yang menyerap energi dalam medan magnet contohnya Kapasitor atau kondensator dengan simbol C.
Elemen atau komponen listrik :


1. Elemen listrik 2 terminal:

a. Sumber tegangan
b. Sumber arus
c. Resistor ( R )
d. Induktor ( L )
e. Kapasitor ( C )




2. Elemen listrik lebih dari dua terminal:

a. Transistor
b. Op-amp
c. IC (Integrated Circuit)

Berbicara mengenai Rangkaian Listrik, tentu tidak dapat dilepaskan dari pengertian dari rangkaian itu sendiri, dimana rangkaian adalah interkoneksi dari sekumpulan elemen atau komponen penyusunnya ditambah defan rangkaian penghubungnya dimana disusun dengan cara tertentu dan minimal memiiki satu lintasan tertutup. Dengan kata lai hanya dengan satu lintasan tertutup saja kita dapat menganalisis suatu rangkaian. Yang dimaksud dengan satu lintasan tertutup adalah satu lintasan saat kita mulai dari titik yang dimaksud akan kembali lagi ke titik tersebut tanpa terputus dan tidak memandang seberapa jauh atau dekat lintasan yang kita tempuh.

Rangkaian listrik merupakan dasar dari teori rangkaian pada teknik elektro yang menjadi dasar atau fundamental bagi ilmu-ilmu lainnya, seperti elektronika, sistem daya, sistem komputer, putaran mesin, dan teori kontrol.

 Pengertian Skema Rangkaian Elektronika 

Skema rangkaian elektronika merupakan blueprint dari model peratalan elektronik yang ingin kita bangun. Apapun jenis alat yang ingin kita buat, haruslah terlebih dahulu kita buatkan skemanya. Karena dengan adanya skema, kita akan mengetahui apa saja yang kita butuhkan dan apa saja yang perlu kita lakukan untuk membangun alat tersebut. Darisanalah kita bisa berpatokan apakah kita sanggup memiliki bahan-bahan/ komponen pembangunnya, serta memperkirakan kesanggukan kita untuk merangkai komponen tersebut menjadi alat yang kita inginkan.

Untuk membuat, membaca dan mengerti mengenai skema rangkaian elektronika kita harus memiliki ilmu elektronika dasar. Dengan ilmu tersebut, kita memiliki pengetahuan mengenai bahan-bahan pembangun peralatan elektronika serta kemampuan untuk merangkai bahan tersebut menjadi suatu rangkaian menjadi alat elektronik. Bahan pembangun itu disebut dengan komponen yang terdiri dari berbagai jenis, bentuk serta kegunaan yang beranekaragam dan terus berkembang sesuai kemajuan zaman. Sangat penting untuk mengetahui keseluruhan komponen yang ada sekarang ini, karena komponen yang beraneka ragam inilah nantinya yang akan menentukan bagaimana kerja dan fungsinya suatu alat elektronik setelah dirangkai nanti.

Skema Rangkaian Rangkaian Power Bank  5v

Dari contoh diatas dapat dilihat berbagai jenis bentuk gambar unik yang menjadi suatu Skema Rangkaian Elektronika. Gambar-gambar unik itu adalah perlambangan ataupun simbol dari komponen elektronika serta bagaimana komponen itu dirangkaiakan menjadi satu alat elektronik. Simbol-simbol elektronika telah memiliki standarisasi untuk mendefinisikan komponen yang dimaksud. Karenanya setiap simbol dalam semua skema yang dibuat oleh seorang profesional dengan ilmu elektronik dasar adalah sama maksudnya. Selain komponen serta cara merangkaianya, suatu skema selalu dilengkapi dengan cara kerja dari peralatan tersebut bila telah jadi. Jadi dengan skema ini kita dapat menganalisa bagaimanakah suatu alat elektronik itu dibangun dari awal hingga fungsi alat itu sendiripun kita bias mengetahuinya.

Demikian artikel ini saya buat sebagai pengantar kedepan mengenai rangkaian-rangkain elektronika. Semoga bermanfaat, Salam Electrical Engineer.

0 Response to "Rangkaian Listrik dan Skema Rangkaian Elektronika"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel